Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga
"AKULAH ROTI HIDUP" 
Bacaan I: Kel 16: 2-4. 12-15
Bacaan II: Efesus 4: 17.20-24
Bacaan Ijil: Yoh: 6: 24-35
Fr. Laurensius Simanjuntak, OFMCap.

Roti adalah makanan sekunder yang bisa menghilangakan rasa lapar. Orang kerap menjadikan roti sebagai bekal dalam perjalanan. Ketika seseorang makan roti, ia akan merasa kenyang, namun sesudah kenyang ia akan lapar lagi. 

Dalam bacaan pertama sangat jelas di ungkapkan bagaimana sikap orang Israel ketika mengalami rasa lapar. Orang Israel mengeluh dan bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. Mereka bersungut-sungut karena mereka memang sudah lapar dan juga makanan bekal diperjalananpun sudah habis. Allah mendengarkan keluhan orang Israel dan memberikan mereka makanan lewat peristiwa burung puyuk yang datang berduyun-duyun keperkemahan orang Israel. Orang Israel mengambilnya dan memakannya, mereka merasa kenyang namun kemudian mereka lapar kembali. 

Jika demikian, apakah ada roti yang menjadikan seseorang tidak merasa lapar lagi? Hari ini Yesus tampil sebagai jawaban. Yesus menawarkan makanan yang bertahan untuk hidup kekal. Makanan itu akan diberikan oleh Yesus sendiri. Bagaimana kita dapat memperoleh makanan yang membawa kita kehidup yang kekal? Caranya kita harus percaya kepada Dia yang diutus oleh Allah. Karena hidup kekal akan diperoleh setiap orang yang percaya kepada Yesus Anak Allah.  Yesus bersabda “Akulah roti hidup! barang siapa datang kepadaKu ia tidak akan lapar lagi dan barangsiapa percaya kepadaKu ia tidak akan haus lagi”. Jadi Roti yang turun dari surga itu adalah Yesus sendiri, oleh karena itu Yesus berkata "Akulah roti hidup".Yesus tidak hanya memberi air dan roti untuk kita. Ia memberi diri-Nya sendiri untuk kita. Dialah air hidup dan roti hidup yang turun dari surga.  

Sabda Yesus hari ini, menjadi sabda yang sangat melekat dalam kehidupan orang-orang katolik. Setiap hari minggu, Yesus memberi roti kekal kepada kita umat katolik. Lewat Perayaan Ekaristi, kita menerima Yesus yang hadir dalam rupa roti dan anggur. Kita percaya bahwa lewat Perayaan Ekaristi, Yesus memberikan Roti hidup kepada kita, yakni Tubuh dan Darahnya sendiri. Kita percaya dengan menyambut Tubuh dan Darah Kristus dalam Ekaristi,kita dibekali kehidupan kekal. 

Yesuslah roti hidup. Hanya Yesuslah satu-satunya yang mampu memberikan kita hidup kekal. 

Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting