Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga
Bolekah bercerai?
Mrk 10:1-12
Sdr. Kasimirus Sitompul
Bapa-ibu dan saudara-saudari!
Dalam injil dikisahkan, orang-orang Farisi mencobai Yesus, dengan sebuah pertanyaan “Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan istrinya? Jawab Yesus apa perintah Musa kepadamu? Jawab mereka Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai. Lalu jawab Yesus: Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah untuk ini” dan seterusnya….

Bapa-ibu dan saudara-saudari yang dikasihi Tuhan! Ada berbagai alasan mendorong seorang suami menceraikan istrinya misalnya karena zina, bosan, tidak lagi mencintai pasanganya dll. Pun juga menceraikan istri dalam budaya Yahudi adalah sesuatu yang lumrah di masyarakat. Berhadapan dengan situasi ini Yesus memberi jawaban: Allah menciptakan laki-laki dan perempuan (Kej 1:27), kelak keduanya menjadi satu daging dalam relasi suami istri. Kesatuan dua pribadi ini dikehendaki oleh Allah. Maka sebenarnya perkawinan itu sifatnya sakral / kudus / suci. Oleh karena itu, “apa yang dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan manusia.” Allah menghendaki perkawinan untuk melanjutkan karya penciptaan di dunia. Karena Allah yang mempersatukan maka tidak ada hak manusia untuk menceraikan pasangan apapun alasan. 

Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting