Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

Pertobatan Syarat Mutlak Menyambut Kedatangan Mesias

Adven II
Yes 40:1-5.9-11; MZm 85:9ab+10.11.12.13-14; 2Ptr 3:8-14; Mrk 1:1-8

Fr. Kasimirus Sitompul, OFM Cap.

Bapa-ibu dan saudara-saudari yang terkasih,
Yohahes pembaptis adalah nabi yang sangat khusus/khas dalam Perjanjian Lama. Dia adalah nabi terakhir dalam Perjanjian Lama. Dia menutup masa Perjanjian Lama sekaligus membuka pintu ke Perjanjian Baru. Ia adalah nabi terakhir yang diutus oleh Allah untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Mesias pada akhir zaman.

Bapa-ibu dan saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan,
Yohanes Pembaptis tampil lebih dahulu untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya (Mesias yang akan datang) dengan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu” (Mrk 1:4). Yohanes menyerukan pertobatan dan baptis sebagai jalan untuk menyambut kedatangan Kerajaan Allah pada akhir zaman. Baptisan Yohanes Pembaptis adalah baptis pertobatan. Orang yang dibaptis dibersihkan dari dosa-dosanya dan diselamatkan. Pertobatan bagi orang Yahudi penting agar layak dihadapan Allah pada saat kedatanganNya pada akhir zaman.

Pertobatan yang dimaksud adalah meninggalkan cara hidup lama dan kembali kepada Allah. Bukanlah hanya peralihan dari sikap buruk tetapi perubahan dalam hubungan dengan Tuhan, berbalik dari kedosaan dan kembali kepada
Tuhan, hidup dalam ketaan kepada-Nya. Hidup menurut kehendak Allah, dan memberi diri dikuasai oleh Allah.

Bapa ibu dan saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan,
Pertobatan juga adalah syarat mutlak bagi kita umat kristen untuk menyambut kedatangan Tuhan pada akhir zaman. Bertobat berarti meninggalkan cara hidup lama. Cara hidup lama misalnya kesombongan, amarah, kemabukan, kebencian, permusuhan, pencurian, keserakahan, kejahatan, kelicikan, perseteruan, perselisihan, iri hati, kepentingan diri sendiri.

Orang yang sudah bertobat akan hidup menurut kehendak Allah dan ia hidup dalam damai, sukacita, kerendahan hati, pengampunan, cinta-kasih, kerukunan, cinta persaudaraan, doa, saleh, beriman, berpengharapan, sabar, murah hati, setia, lemah-lembut, menguasai diri, hidup suci dan saleh.

 Bapa-ibu dan saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan,
Sampai saat ini pintu pertobatan itu masih terbuka lebar-lebar bagi orang yang baik dan benar dan bagi orang berdosa, mereka yang berbalik dan bertobat dipandang layak untuk kerajaan Allah. Mereka yang bertobat akan diselamatkan dan orang yang tidak bertobat akan dihukum/dihakimi pada akhir zaman.

Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting