Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

HATI-HATILAH DAN BERJAGA-JAGALAH (Yes 63:16b-17.64:1.3b-8; 1Kor 1:3-9; Mrk 13:33-37)

Fr. Michael A. Aritonang OFMCap
Hari ini, kita mengawali tahun baru dalam kalendarium Gereja. Minggu pertama Adven membawa kita pada persiapan diri bahwa Allah hadir pada masa lalu, masa kini dan masa mendatang. Untuk itu, kita diajak untuk berdoa dan yakin bahwa Tuhan yang kita imani dan kita nantikan berkuasa melakukan hal-hal yang mengherankan. Keyakinan inilah yang menjadi harapan kita. Kita akan dapat bertahan sampai akhir zaman jika Tuhan beserta kita. Maka, kita perlu berjaga-jaga dan waspada setiap saat.
Bacaan-bacaan yang disuguhkan pada Minggu pertama Adven ini adalah tentang pentingnya berjaga-jaga dan berusaha jangan sampai terlena dengan hal-hal yang menggiurkan, yang membuat kita lupa akan tugas kita. Dan itu secara tegas dikatakan oleh Yesus kepada para murid-Nya: “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah. Sebab kamu tidak tahu bilamana waktunya tiba.” Yesus mengingatkan hal ini kepada para murid-Nya dengan tujuan supaya mereka tetap setia dan bertahan pada tugas yang telah mereka terima, yakni menjadi pewarta kabar gembira ke seluruh dunia. Perintah ini disampaikan untuk mengantisipasi supaya para murid jangan sampai terlena dan tetap tinggal dalam zona aman bersama dengan Yesus. Sebab biar bagaimana pun, selagi Yesus masih tinggal bersama mereka, para murid akan merasabahwa tidak perlu berjuang. Dan kesulitan yang ada pun akan teratasi bila Yesus ada bersama mereka. Yesus tidak ingin para murid lemah dalam perjuangan dan pewartaan mereka.
Berhati-hati dan berjaga-jaga artinya tetap setia dalam menjalankan tugas yang tela diberikan. Tugas itu menjadi suatu tanggung-jawab yang harus dilaksanakan. Dan dalam melaksanakan tugas itu, akan banyak hal yang menggoda dan menggiurkan yang akan merongrong dan akhirnya menghancurkan seluruh hidup. Inilah hal yang sangat diawaskan oleh Yesus dari para murid-Nya.
Peringatan yang dulu disampaikan Yesus kepada para murid, sekarang diperdengarkan oleh Gereja kepada kita pada Minggu pertama Adven ini. Mengapa? Alasannya adalah supaya kita siap sedia dan membuka hati menyambut kedatangan Sang Juruselamat. Gereja hendak mengundang kita untuk senantiasa mempersiapkan diri secara lebih intensif bukan dengan penampilan fisik, melainkan dari dalam hati. Lalu, apa usaha yang dapat kita buat untuk mewujudkan persiapan batin menyambut kelahiran Sang Juruselamat ini? Caranya adalah dengan berdoa dan bersyukur. Doa menjadi andalan utama dalam berjaga-jaga. Melalui doa, kita diajak untuk sungguh-sungguh menyatukan dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Kesatuan dengan Allah dalam doa membuat kita mampu untuk melihat ke dalam diri kita dan menyadari bahwa kita adalah manusia pendosa yang tak layak menerima kasih karunia Allah. Tetapi karena belaskasih dan kemurahan hati Allah, kita pun diperkenankan memasuki kebahagiaan sempurna dan menerima berkat dari-Nya. Artinya, melalui doa, ketidaklayakan dan ketidakpantasan kita di hadapan Allah diubah menjadi rahmat dan berkat yang pada akhirnya mengubah seluruh diri kita menjadi suci dan murni.
Yesus mengajak kita untuk senantiasa mempersiapkan diri dan berjaga-jaga selalu untuk menanti hari kedatangan-Nya kelak. Dia ingin agar kita tidak terbawa arus dunia yang menggiurkan dan yang dapat membuat kita lalai dalam melaksanakan tugas perutusan yang dipercayakan kepada kita. Dia juga ingin agar kita selalu hidup dari-Nya dan menyerahkan diri seutuhnya kepada-Nya. Kekuatan dan andalan kita adalah doa. Doa memampukan kita untuk berjaga-jaga dan bertahan dalam segala godaan yang ada. Tanpa doa dan penyerahan diri secara total kepada Kristus, kita tak akan mampu bertahan, walau sekuat apapun kita. Sebaliknya, bila kita berjuang bersama Kristus, kita pun akan mampu bertahan sampai “tuan rumah” datang pada waktu yang tidak kita ketahui. Maka, mari selalu mengandalkan Kristus dalam segala bentuk kehidupan kita agar kita didapati setia dan berjaga-jaga di depan pintu rumah Allah. Dengan demikian, kita pun akan diikutsertakan dalam kebahagiaan-Nya. Semoga. Amin.
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting