Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

OTONOMI: MEMILIH BERDAMAI DENGAN DIRI

Memang kita tidak bisa merubah cerita masa lalu,
Namun kita dapat merubah warna cerita masa lalu.
Menjadi lebih hitam dan lebih kelam  ...
Atau menjadi berwarna lebih ceria dan indah  ...
 Atau menjadi lebih putih dan terang  ...
Atau menjadi lebih bersih dan hilang  ...
Kita tidak bisa merubah panas terik matahari, namun kita bisa memilih memakai baju yang tipis atau menggunakan payung untuk melindungi tubuh. Memilih sikap untuk bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan menunjukkan jati diri manusia yang sebenarnya. Apapun yang kita alami di dalam dunia ini adalah tanggungjawab kita sendiri. Saya menjadi sengsara, bukan salah Tuhan dan setan. Namun, mungkin karena kita terikat dengan banyak keinginan duniawi. Kita harus mendamaikan setan dan malaikat dalam pikiran. Tidak ada gunanya selalu menyalahkan. Tapi kitalah yang bertanggung jawab atas hidup kita sendiri. Maka peluang untuk bertumbuh pun semakin lebar. Akan banyak buah hikmah yang bisa kita petik.
Setan pernah mengeluh pada Tuhan. Ia mengeluh karena situasi dunia telah berubah. Seorang yang skripsinya tidak selesai, menuduh setan sebagai penyebabnya: Setan didakwa dengan tuduhan menggoda mahasiswa untuk berleha-leha; Setan menggoda dosen agar bersikap keras terhadap mahasiswa. Seorang yang gagal meraih cita-citanya, menyalahakan setan. Berkali-kali setan berkata, bahwa ia tidak mempunyai ambisi untuk meraih cita-cita, karena itu bukan tugas utamnya. Tugasnya hanya menggoda. Jadi, jika manusia gagal jagan menyalahkan setan. Para setan muak dengan ulah manusia yang selalu mengkambing-hitamkan.
Kegagalan adalah bagian dari hidup. Namun banyak orang melihat kegagalan sebagai musuh hidup. Kegagalan akan selalu datang. Semua orang pernah gagal. Jika tidak disikapi dengan baik, kegagalan berpotensi menjadi malapetaka bagi kehidupan. Tidak perlu mempersoalkan kegagalan hidup. Yang perlu kita upayakan adalah bagaimana kita bangkit dari kegagalan menuju masa depan yang lebih cerah. Belajarlah dengan tekun, Bedoalah dengan hati, dan beristirahatlah sejenak jika lelah.

Fr. Bonaventura Tamba OFMCap

Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting