Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

Temu Akrab Tupatar

Foto bersama
Quo vadis, hendak ke mana? Que sera sera, akan jadi apa? Inilah pertanyaan paling relevan dan penting bagi para kaum muda, tunas Gereja dan bangsa. Pertemuan yang berlangsung dari tgl 26 hingga 28 Agustus 2016 di aula St. Albertus – Pangaribuan melibatkan 500 orang peserta yang terdri dari muda-mudi dari tiga paroki Tumba-Pangaribuan-Tarutungbolak (TUPATAR).

Peserta mendengarkan ceramah
Dalam ceramah tentang ‘Laudato si’ dari Paus Fransiskus, p. Sergius menjelaskan pentingnya kesadaran untuk menghormati, menjaga dan mencintai alam ciptaan ini. Bumi ini adalah rumah kita bersama. Fr. Sipri CMM menyadarkan peserta akan bahaya narkoba, narkotika dan obat-obat terlarang, serta pergaulan bebas, yang dapat merusak masa depan orang muda. P. Sebastian Sihombing menegaskan sikap yang jelas bagi kaum muda kita untuk mendengarkan suara hati yang benar, suara Tuhan, untuk selalu melakukan yang baik dan menghindarkan yang jahat dalam setiap pertimbangan dan keputusan moral kaum muda. P. Boni Manullang dalam tinjauan biblis menyoroti kerahiman Allah dalam kehidupan kita. Sdr Albert Greg membagikan pengalamannya sebagai seorang pemerhati pembangunan fisik rumah Tuhan di Nusantara kita.

Semangat fransiskan, kegembiraan, kesederhanaan, persaudaraan ingin diresapkan oleh para kapusin yang berkarya di tiga paroki ini. Kegiatan yang menggali nilai-nilai budaya leluhur, tumba, tari, drama cerita rakyat (Si Boru Tumbaga dan si Boru Buntulan serta Puteri Andam Dewi) melengkapi acara pertemuan OMK Tupatar kali ini.
P. Ch Sebastian Sihombing OFM Cap
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting