Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

BERIMAN DAN BERAKSI (Mat 7: 21, 24- 27)

Lazimnya, di setiap sekolah- sekolah pendidikan (SD- SMA) selain mata pelajaran yang biasa kita tahu seperti Matematika, B.Indonesia, juga tersedia mata pelajaran yang disebut Penjas (Pendidikan Jasmani). Rata- rata para siswa/i sangat menggemari mata pelajaran yang satu ini. Adapun mata pelajaran ini memuat ilmu pengetahuan mengenai toeri dan praktik dalam pengolahan raga dan tidak tidak ketinggaln juga pengolahan jiwa, karena sejalan dengan ungkapan men sana in corpore sano (di dalam tubuh yang sehat terdapat juga jiwa yang sehat). dalam mata pelajaran ini siswa/I terlebih dahulu harus dibekali pengetahuan secara teori akan salah satu topik pelajaran kemudian dilanjutkan dengan praktek dari teori tersebut (misalnya, harus tahu dulu teori/ cara menendang bola lalu dipraktekkan). Keberhasilan sebuah praktek tergantung sejauh mana teori telah dipahami. Jika sudah diketahui teori maka tinggal mempraktekkannya.
Dalam hidup sehari kadang ada banyak orang yang pintar berkata- kata tetapi kosong dalam perbuatan. Misalnya, ketika ada sebuah kumpulan rohani yang didalamnya anggota kelompok membicarakan tentang saling memberi. Ketika ketua kelompok meminta sharing dari para anggota kelompok, maka sungguh banyak yang berminat mau bersharing, bercerita panjang lebar tentang topik tersebut. Tetapi sayangnya ketika ada orang yang minta pertolongan padanya rupanya sungguh sulit untuk mempraktekkan apa yang ia ketahui itu. Memang itulah kadang manusia. apa yang telah ia katakan/ affirmasi belum tentu dapat ia jalankan. Ia hanya tahu secara teoritis namun nilil dalam praktek (tidak selaras).
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya (ini adalah kata- kata Yesus sendiri). Bukan setiap orang yang berseru- seru: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam kerajaan sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Sorga.
Injil Yesus pada hari ini mengajak kita, supaya segala sesuatu yang baik, yang rohani, yang membangun dapat juga kita laksanakan dalam hidup kita. Janganlah kita hanya militan dalam berkata- kata (secara rohani) dalam teori tetapi nol dalam perbuatan. Sikap demikian sama dengan sikap munafik. Apa yang kita katakan tidak kita hidupi. Maka semoga dengan pesan Injil Yesus pada minggu Adven ini (masa penantian ini) kita mau berubah pelan- pelan agar kerajaan Sorga itu dapat kita cecap dalam hidup kita. Kita mohon bantuan dari Roh Tuhan agar membantu setiap niat dan usaha yang mau kita buat. Mari kita berusaha menyeimbangkan antara teori dan praktek, antara apa yang kita ketahui dengan yang kita lakukan. Semoga Amin.

Fr. Antonius Sihotang OFM Cap
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting