Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

Peranan Media Komunikasi Dalam Pewartaan

PERANAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM PEWARTAAN
(Sdr. Sebastian Sihombing)
Sdr. Sebastian Sihombing, OFM Cap.
Pada tanggal 3-7 Agustus 2015 yang lalu, bertempat di kota Palembang, telah berlangsung sebuah Workshop yang bertemakan: PEMANFAATAN MEDIA KOMUNIKASI SOSIAL DALAM TUGAS PEWARTAAN DAN PRODUKSI FILM PENDEK. Workshop ini dihadiri oleh  anggota Signis Regio Sumatera, yang terdiri dari: Keuskupan:  Sibolga, Padang, Tanjungkarang, Pangkalpinang, dan Keuskupan Agung:  Medan dan Palembang. Dari Keuskupan Sibolga, pesertanya terdiri dari: P. Sebastian Sihombing, OFMCap, Fransiskus Pogos Sihotang dan Kosmas Simbolon. Pertemuan  ini diisi dengan dua kegiatan: (1) Tgl. 4 Agustus: Seminar “Pemanfaatan Media Komunikasi Sosial dalam Tugas Pewartaan”; (2) Tgl. 5-6 Agustus: Produksi Bersama/ Pembuatan Film Pendek.
 Seminar sehari tgl. 04 Agustus menampilkan para nara sumber, yakni:
 1.  Prof. Eko Indrajit, pakar teknologi komunikasi, dan sharing serta senandung dari  isterinya, penyanyi Lisa A. Rianto, puteri legenda musik Indonesia A. Rianto.
 2.  Norbertus Jegalus, dosen Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia membawakan Pokok-pokok Ajaran Gereja tentang Komunikasi.
3.  Errol Jonathans, seorang pakar komunikasi dan juga pemimpin Radio Suara Surabaya memberikan pemaparan mengenai Kondisi dan Situasi Riil Generasi Sekarang dalam Menghadapi Perkembangan Media Komunikasi.
4.   RD Kamilus, dari Komsos KWI, berperan sebagai moderator.
Produksi Bersama /Pembuatan Film Pendek, terdiri dari:

 1.  Film tentang keluarga dengan judul: “Hadiah Terindah”. Film ini mengisahkan kehidupan satu keluarga yang sedang dilanda krisis dan hampir tiba pada perpisahan.   Ika, sang puteri tunggal yang gagu, gelisah berusaha memperdamaikan kedua orangtuanya. Usahanya berhasil pada saat ultah Ika; dan itulah hadiah terindah ultahnya. Skenario film ini ditulis oleh Rina, anggota Komsos Palembang.
 2.  Film tentang bahaya narkoba dengan judul: “ICAL (I can live) Without Narkoba”. Satu keluarga yang salah satu anaknya menjadi korban meninggal akibat narkoba. Orang tua lalu mengobah cara mendidik anak mereka dengan perhatian dan kasih, agar tidak ada lagi korban seperti yang terjadi dengan anak pertama mereka. Sutradara: G. Jendro Wibowo anggota Komsos Pangkal Pinang. Anggota Signis Regio lain juga mengadakan kegiatan serupa. Selanjutnya film-film pendek hasil kerja bersama dari anggota Signis Regio-regio se-Indonesia ini akan disatukan hingga berjumlah 10 buah. Film pendek seperti ini dimaksudkan untuk dijadikan sebagai salah satu bahan pewartaan di keuskupan-keuskupan.

Perjalanan Sibolga – Palembang

Perjalanan pp Sibolga – Palembang mempunyai kisahnya tersendiri. Kami bertiga, peserta Keuskupan Sibolga, membawa kendaraan sendiri, yakni mobil Avanza keuskupan. Karena jarak yang relatif jauh, sekitar 1100 km, dan waktu tempuhnya tak kurang dari dua hari satu malam, maka kedua bapak Sihotang dan Simbolon, secara bergantian menyetir hampir non-stop, siang malam, kecuali saat minum, makan, dan mengisi bahan bakar di SPBU.
Karena sebagian besar perjalanan ini adalah wilayah baru bagi kami  maka selain mengandalkan petunjuk-petunjuk di jalan, kami juga menggantungkan tuntunan  navigator GPS di hp. Masalahnya adalah berkali-kali terjadi signal hilang, batre hp habis, sementara penduduk di pedalaman Sumatera Selatan yang kami tanya, banyak yang kurang faham berbahasa Indonesia, maka terjadilah komunikasi yang setiap kali kami tanya arah ke Palembang, jawabannya adalah: “Terus … terus …”, sambil menunjuk ke depan. Syukur tak pernah ada kata: “Kalian telah tersesat, salah jalan…”, atau “Kembalilah …”. Yang ada selalu: terus … dan terus…
Kami tiba dengan selamat berkat keteguhan tekad untuk terus dan terus, tak boleh berputus asa, dan disambut dengan sangat ramah oleh para saudari kita, suster-suster Fransiskanes Charitas, Sr. Jean d’Arc Simamora, FCh (dari Stasi Ketapang, Paroki Katedral Sibolga) dan kawan-kawan. Keesokan harinya kami menuju lokasi Komsos Kapal (Keuskupan Agung Palembang) guna mengikuti pertemuan.

 Manfaat Workshop

Dengan mengikuti pertemuan ini, kami merasakan manfaat yang besar, antara lain:
1.   Ikut berperanan dalam menghasilkan karya bersama anggota Signis Regio Sumatera berupa dua film pendek.
2.   Semakin menyadari pentingnya peranan media komunikasi sosial dalam pewartaan seiring dengan kemajuan teknologi di zaman digital ini.
3.   Bersharing dengan peserta dari keuskupan lain, terutama dalam karya media cetak dan karya audio visual.
4.   Melihat dan berkenalan langsung dengan karya Komsos Kapal, atl: gedung tersendiri untuk komisi Komsos, yang terdiri dari: studio rekaman, di mana puluhan album lagu daerah, album rohani sudah dihasilkan; ruangan media cetak dan  audio visual di mana dua media cetak dikerjakan, yakni Tabloid mingguan dan majalah bulanan Kapal; dan para karyawan serta beberapa mahasiswa yang sekaligus dikader dan dibantu kuliahnya oleh ketua Komsos, P. Frans de Sales SCJ.  ***
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting