Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

Bersaksi dengan Perbuatan (Luk 7: 18b-23)

Hidup selalu diwarnai dengan pertanyaan. Banyak hal yang sarat pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Begitu juga dengan kehadiran Yesus di tengah-tengah bangsa-Nya bangsa Yahudi, bahkan Yohanes Pembaptis seorang perintis jalan bagi Tuhan yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama bertanya-tanya tentang eksistensi Yesus. Pertanyaan Yohanes disampaikan kepada Yesus lewat muridnya. Dan Yesus menjawab katakanlah apa yang kamu lihat dan kamu dengar; orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli menjadi sembuh, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Yesus tidak menjawab “Ya” atau “Tidak”, tetapi Yesus menjawab dengan menerangkan segala perbuatan yang dilakukan-Nya.
Yesus menunjukkan cinta-Nya kepada semua orang lewat tindakan-Nya. Melayani orang yang membutuhkan dan melakukan mukjizat menunjukkan pribadi Yesus dan itu merupakan jawaban yang ditanyakan kepada Yesus. Yesus mengasihi orang bukan dengan kata-kata, tetapi dengan perbuatan yang mendatangkan kebahagiaan dan kegembiraan bagi mereka yang dikucilkan dan tertindas.

Yesus memberikan kesaksian dengan perbuatan dan pelayanan-Nya. Yesus bahkan memberikan nyawa-Nya sebagai kesaksian tertinggi yang pernah ada. Kematian Yesus merupakan kesaksian cinta yang diungkapkan-Nya tampa pamrih dan tanpa menuntut balas jasa. Apakah kita telah memberikan kesaksian iman kita kepada sesama? Apa saja tindakan yang telah kita lakukan sebagai kesaksian iman kita. Tuhan mengasihi kita supaya kita mengasihi sesama kita. Amin.

Fr. Gabriel Simatupang OFM Cap
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting