Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga

Arti Sebuah Aturan (Luk 14:1-6)

Manusia selalu terikat dengan peraturan. Dimana saja, kapan saja, dan dimana saja, manusia tidak pernah lepas dari yang namanya peraturan. Namun meskipun demikian tidak sedikit dari manusia yang kurang mengerti akan arti dan tujuan dari suatu peraturan. Oleh karena itu, manusia kurang bijaksana dalam menjalakan aturan, sehingga sering sekali aturan berjalan tidak sesuai dengan arti dan tujuannya.
Bacaan pertama dan Injil hari ini menerangkan sekaligus menegaskan kepada kita arti dan tujuan dari peraturan. Peraturan merupakan susunan aturan yang dibuat untuk mengatur hidup manusia agar manusia dapat terbantu dalam menjalani hidupnya. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa aturan dibuat untuk manusia bukan manusia untuk aturan.
Aturan pada dasarnya memiliki tujuan yang baik, namun jika kita tidak bijak dalam menjalankannya maka tujuan utama dari aturan itu tidak akan terealisasi dengan  baik. Hal ini tampak jelas dalam bacaan Injil hari ini, dimana orang-orang farisi, karena kekakuan akan peraturan, mereka lebih mengutamakn kekauan terhadap peraturan dari pada menyelamatkan nyawa manusia, dan hal ini sangat ditentang oleh Yesus. Yesus tidak bermaksud untuk melawan aturan Yahudi, tetapi Dia ingin menjalankan aturan tersebut dengan bijaksana, Ia ingin menunjukan bahwa sebenarnya aturan itu dibuat untuk menyelamatkan manusia bukan sebaliknya.
Melalui bacaan pertama dan Injil hari ini, kita diajak untuk dapat bersikap bijaksana dalam menjalankan aturan. Kita harus menyadari bahwa aturan itu dibuat untuk manusia, bukan manusia untuk aturan. Maka dapat dikatakan bahwa kita harus dapat memprioritaskan hidup manusia diatas segala aturan, karena memang itulah tujuan dari aturan.

 Fr. Pedro Ramses Joel Lumban Gaol OFM Cap

Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2017. Ordo Kapusin Kustodi General Sibolga - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting